Jenis-Jenis Strain Yang Ada Pada Ayam Broiler

Kenali Jenis-Jenis Strain Yang Ada Pada Ayam Broiler Ini

Ayam potong atau ayam broiler merupakan komoditas yang sangat digemari oleh masyarakat Indonesia. Hampir setiap hari ribuan orang mengonsumsi daging ayam potong. Daging dari ayam potong ini sebagai bahan makanan mereka. Dan memang nyatanya olahan dari daging ayam broiler terasa lebih empuk.

Lalu apakah yang dimaksud dengan strain ayam potong itu?

Ayam potong merupakan jenis ayam niaga, yaitu jenis ayam yang memang dikembangbiakkan dengna tujuan bisnis. Para peternak ayam potong biasanya merawat ayam potongnya dengan begitu hati-hati karena kualitas daging ayam potong menentukan harga jualnya.

Dalam dunia unggas khususnya ayam, terdapat strain ayam yang berfungsi untuk menunjukkan identitas dari ayam unggulan. Sama seperti halnya ayam potong. Berbagai strain dari ayam potong yang pernah dijadikan objek budidaya diantaranya adalah Strabro, CP 707, dan lain sebagainya.

Biasanya, pembeda di antara tiap strain adalah beda pencapaian bobot badannya.

  • Strain ayam potong tipe pertama

Pada tipe ini, bobot ayam akan berada pada level normal. Terutama pada minggu pertama dan kedua proses ternak. Cara ternak ayam potong pada tahap ini begitu diharapkan akan menambah bobot ayam potong pada minggu berikutnya. Oleh karena itu proses pemberian makan semakin digenjot pada minggu ketiga dan keempat.

  • Strain ayam potong tipe kedua

Pada tipe strain yang satu ini, hewan ternak akan mengalami peningkatan bobot yang telah direncanakan oleh peternak. Dalam kata lain, proses penambahan bobot pada ayam potong akan terjadi perlahan-lahan.

  • Strain ayam potong tipe ketiga

Untuk strain yang satu ini, bisa dianggap sebagai strain yang hasilnya negatif. Pada minggu pertama dan kedua mungkin bobot ayam akan naik. Namun menginjak minggu ketiga dan keempat, bobot dari ayam potong tidak berkurang namun diam di tempat. Bahkan apabila cara ternak ayam potong yang dilakukan tidak benar, ayam bisa mengalami kemunduran bobot.

Berbagai penjelasan di atas merupakan perbedaan dari tiap-tiap strain yang termasuk dalam jenis ayam potong. Peternak harusnya mengetahui strain dari ayam potongnya sehingga bisa memutuskan manajemen kandang yang baik agar hasil panen memuaskan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*